Sunday, February 19, 2012

Hausnya Kalimat Syahdu

Dalam padang yang tandus
Diantara hawa panas yang menyengat
Meredam, menerjang ke dalam jiwa-jiwa
Yang terjerumus lubang-lubang kepalsuan
Meramu kata-kata klise, hiperbolis
Melintang di jala ajaranNya
Merubah hitam menjadi putih
Putih menjadi tak bermakna
Sedang tiang kebenaran tak lagi diindahkan
Buih-buih kejujuran tak lagi diutamakan
Dimana kalimat takwa yang dulu pernah
Menghias ikatan para musafir dunia
Dimana kuatnya akhlakul karimah yang dulu biasa
diloantarkan sang pemilik harta
Masihkah ada...?
Kini yang terlihat hanya tangisan sang bocah
Yang merangkak peluh menanti tetesan kasih
Sedang para penghasut hati menari-nari
Membelenggu jiwa bersih hilang dari pandangan
Dan dendam yang pernah berkesumat
Terus bergelimpangan memakan korban
Sudah menangkah setan-setan perayu jiwa???
Hingga hatimu, hati kalian tak bergetar luruh
Mendengar asmaNya mengalun syahdu
Sedang imanmu sudah setipis kain pembalut tubuh
Yang kan menutupi sisa ragamu
yang telah bercampur dosa pelebur iman....

0 Comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung kawan.
Jika tidak keberatan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini