Sunday, February 12, 2012

Surat Dari Teman




Sahabat…
Jika engkau kelak bertemu dengan derita
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah bahagia
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan air mata
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah mulut yang tertawa
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan kehimpitan
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah kelapangan
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan kekurangan
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah kesempurnaan
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan kesesatan
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah keimanan
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu
dengan kebencian
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah ketulusan
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan kuburan
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah istana
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu dengan gelap
Tanyakan padanya
Akan arti sebuah cahaya
Sahabat…
Jika kelak engkau dijemput kematian
Tanyakan padanya
Tentang arti sebuah kehidupan
Sahabat…
Jika kelak engkau bertemu Tuhan
Tanyakan pada-Nya
Akan arti seorang insan
Jangan kau tanyakan
Akan arti derita pada bahagia
Jangan kau tanyakan
Akan arti kecewa pada suka
Dan jangan kau tanyakan
Akan arti ajal pada kehidupan
Karena kau pasti tak dapatkan jawaban
Seorang pengembara tahu betul akan arti menetap
Dan seorang penetap
Tidak tahu pasti akan arti sebuah pengembaraan
Izrail yang mencabut segala kenikmatan
Isrofil yang meniup genderang kematian
Pencipta yang menutup layar kehidupan
Dan tubuh kecil yang tinggal jadi persaksian
Sahabat...
Aku hanya bisa menatap diam
Hanyut dalam kebisuan
Berjalan tertatih dalam kebutaan
Di antara mayat-mayat berserakan
Menetes air mata di rerumputan
Mengenang masa perhitungan

2 Comments:

  1. ni puisi bener2 menyentuh kisah2 persahabatan ane gan.

    cek ini juga ya...
    trims

    http://cahayahitam-ins.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. Thanks dah visit
    Trkdng sahabat lbh mengerti kita drpd pasangan kita

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung kawan.
Jika tidak keberatan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini