Wednesday, February 15, 2012

Tulislah Namaku Dengan Debu

 
Bakarlah aku dalam bilik jantungmu
hingga yang tersisa hanya abu
Lalu dengan abu itu
tulislah namaku
seperti waktu kau punguti jam-jam
yang meragu
Tulislah namaku dengan abu
Sebab kenangan hanyalah catatan alam
yang berdebu
Meski hidup cuma bayangan semu
Tataplah hari-hari dengan senyummu
Tulislah namaku dengan abu
Untuk sekedar memberi
kemungkinan sang waktu
Melakukan tawar menawar dengan Tuhan
Karena perjalanan, betapapun berat, harus diteruskan
Tuliskan namaku dengan abu
Berdoalah agar dari kematianku
datang kelahiran baru
Agar aku tak kehilangan kepercayaan
kepada kesejatian
Tulislah namaku dengan abu
Karena rasa berdaya
tak boleh mati begitu saja
kesabaran menjadi samudra
daya hidup menjadi cakrawala
Tulislah namaku dengan abu
Sebab kita tak pernah berencana bertemu
Tulislah namaku dengan abu
Biarlah angin membawa pergi
kemana ia mau

0 Comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung kawan.
Jika tidak keberatan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini