Thursday, March 01, 2012

Pasungan Gerbang Mayapada


Terbujur jasad dalam duka
Dengan wajah nista mendekap luka
Darah masih menggenang sisa kehidupan
Gelap mata terpejam jauh menerawang
Arti semua ini, arti hidup ini..
Benih kepalsuan tumbuh berserakan
Dalam penantian, dalam keraguan..
Menjadi pasungan gerbang mayapada
Saat datang kabut malam
Dengan sayap malaikat kematian
Getar cambuk membelah hingga ke nirwana
Jagad alam semesta terpaku mendengar
Jerit kasakitan, jerit kepedihan
Manusia tersesat tersungkur disana
Rasa penyesalan dan kekecewaan
Menjadi jawaban atas semuanya
Hampa yang terasa dipeluk keheningan
Pekat kegelapan penjara tanpa kedamaian
Jiwa terbelenggu kala hati berlabuh
Pada kenyataan diantara dunia
Hancur dan terbuang gelap hat memandang
Setiap jalan tuhan menjanjikan keabadian
Tapi semuanya berganti kehancuran
Tetap di Pasungan selamanya di kegelapan..
Terbujur jasad dalam duka
Dengan wajah nista mendekap luka
Darah masih menggenang sisa kehidupan
Gelap mata terpejam jauh menerawang
Arti semua ini, arti hidup ini..
Benih kepalsuan tumbuh berserakan
Dalam penantian, dalam keraguan..
Menjadi pasungan gerbang mayapada

2 Comments:

  1. kepalsuan dan kebohongan sudah menjadi budaya dalam diri dan kehidupan ini,tak pernah terpikir bahwa hal itu justru membuat kesengsaraan bagi kita

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung kawan.
Jika tidak keberatan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini