Friday, May 18, 2012

Sore Itu...


awan gelap bergumul
rentetan petir-petir mulai meracau
menambah cekamnya sore ini
ditambah dengan risaunya hati ini
tak terdengar sejak tadi
bunyi deringan telepon selular yang sejak tadi kunanti
hati semakin gelisah
aku tak mau beranjak dari singgasana busuk ini
tak kuat rasanya badan ini untuk beraktivitas
Sesekali menengok telepon yang masih kugenggam
Namun, hanya fotomu yang terus tersenyum
Menatapku penuh bahagia
Tak tau lagi aku harus kemana menghubungimu
Tak mampu aku sejampun tanpa dirimu
Adzan maghrib mulai terdengar
Lantunan kalimat kalimat Allah sedikit demi sedikit tenangkanku
Dua jam berlalu tanpa dirimu
Tanpa kabarmu
Tanpa kata kata manismu
Tanpa kata sayang yang selalu terucap tanpa kuminta
Tak berapa lama telepon ini berbunyi
Satu pesan singkat berbunyi ''kita break dulu ya'' memecahkan kesunyian ku
Hati terasa pedih membaca kata itu
Berat, terlalu berat bagiku yang telah lama menantikan ini
Hatiku terus bertanya...
''apa penantianku selama ini hanya berakhir disini?''
Satu pesan masuk lagi
Menambah gundahku
''kita ga bisa ngelanjutin hubungan ini''
Oh, tambah tak tak terkendali diri ini
Hati pedih, sakit, dan begitu banyak beban serasa menumpuk

(To be continued)

0 Comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung kawan.
Jika tidak keberatan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini